GPS Digital Garmin
- Jumlah: 1
- Kondisi : baik
Spesifikasi
Komponen / Aspek | Spesifikasi / Deskripsi Umum Garmin GPS Handheld |
|---|---|
Nama alat | GPS Digital Garmin (misalnya: Garmin eTrex 32x, GPSMAP 66s, Montana 700i) |
Fungsi utama | Menentukan posisi geografis (koordinat lintang & bujur), ketinggian, arah, dan kecepatan di permukaan bumi menggunakan sinyal satelit |
Teknologi penerima sinyal | GPS (Global Positioning System) + dukungan GLONASS / Galileo untuk akurasi lebih tinggi |
Tipe perangkat | Handheld (portable), tahan air, tahan benturan |
Layar tampilan | Layar warna transflektif 2,2–3,5 inci, resolusi 240×320 piksel |
Akurasi posisi | ±3–5 meter (standar), hingga ±1–3 meter dengan WAAS/EGNOS |
Akurasi ketinggian (altimeter barometrik) | ±3–10 meter |
Sistem navigasi | Waypoint, track, route, kompas elektronik 3-axis, altimeter barometrik |
Penyimpanan data | Internal 8–16 GB, dapat diperluas dengan microSD hingga 32–64 GB |
Kapasitas waypoint | 1.000–10.000 waypoint (tergantung model) |
Kapasitas track / route | 200–250 track; 50 route |
Format koordinat | DMS, DD, UTM, MGRS, dll. |
Sumber daya | 2 baterai AA / lithium / USB rechargeable (daya tahan 16–30 jam) |
Antarmuka / konektivitas | USB, Bluetooth, ANT+, Wi-Fi (beberapa model) |
Ketahanan | IPX7 (tahan air hingga 1 meter selama 30 menit) |
Berat | ± 140–300 gram (tergantung seri) |
Sensor tambahan (opsional) | Kompas 3-axis, barometer, akselerometer, termometer, altimeter, kamera, peta topografi |
Peta dasar | Basemap dunia (World Map) + dukungan peta topografi Indonesia |
Bahasa antarmuka | Multibahasa, termasuk Bahasa Indonesia |
Contoh seri populer | Garmin eTrex 10, eTrex 32x, GPSMAP 66s, Montana 700i, Oregon 700 |
Fungsi
Bidang / Pengguna | Fungsi Garmin GPS |
|---|---|
Kesehatan Lingkungan / Epidemiologi Lapangan | Menentukan lokasi kasus penyakit (misalnya lokasi penderita TB, ISPA, atau sanitasi buruk), memetakan distribusi spasial kasus, serta mencatat koordinat untuk analisis GIS. |
Geografi dan Pemetaan | Mengambil titik koordinat (waypoint), membuat jalur lintasan (track), dan memetakan area lapangan. |
Penelitian Lapangan (Field Survey) | Mencatat lokasi pengambilan sampel air, udara, tanah, atau data lingkungan. |
Kehutanan / Pertanian | Menentukan batas area, luas lahan, dan jalur patroli hutan. |
Navigasi Outdoor | Menentukan arah, posisi, dan jalur perjalanan saat mendaki, berkemah, atau menjelajah wilayah terpencil. |
Maritim / Perikanan | Menentukan posisi kapal, rute perjalanan, dan area tangkapan ikan. |
Transportasi / Logistik | Melacak rute pengiriman dan memantau lokasi kendaraan. |
Cara Kerja
Penerimaan Sinyal Satelit
Garmin GPS menangkap sinyal gelombang radio dari beberapa satelit GPS (biasanya 24 satelit aktif di orbit).
Setiap satelit mengirimkan data waktu dan posisi orbitnya (ephemeris data).
Perhitungan Jarak (Ranging)
GPS menghitung jarak dari masing-masing satelit berdasarkan waktu tempuh sinyal:
Jarak=Waktu×KecepatancahayaJarak=Waktu×Kecepatancahaya
Semakin banyak satelit yang terdeteksi (biasanya 4–12), semakin akurat posisi yang dihitung.
Triangulasi Posisi
Dengan mengetahui jarak dari minimal 3 satelit, alat dapat menghitung posisi 2D (lintang & bujur).
Jika mendeteksi 4 satelit atau lebih, alat dapat menghitung posisi 3D (lintang, bujur, dan ketinggian).
Koreksi dan Kalibrasi
Garmin melakukan koreksi sinyal menggunakan sistem WAAS / EGNOS / GLONASS / Galileo, sehingga kesalahan posisi dapat dikurangi hingga ±3 meter.
Penampilan Data
Koordinat (latitude, longitude, altitude) dan arah (kompas) ditampilkan di layar.
Pengguna dapat menyimpan titik lokasi (waypoint), melacak pergerakan (track), dan melihat rute di peta digital.
Penyimpanan & Transfer Data
Data posisi dapat disimpan ke memori internal, lalu diunduh ke komputer dalam format:
.gpx(Garmin Exchange Format).kml(untuk Google Earth).csv(untuk analisis GIS)