Destilasi set Destilasi set

Destilasi set

  • Jumlah: 1
  • Kondisi : baik

Spesifikasi

  • Kapasitas Labu: Umumnya 500 ml

  • Bahan: Kaca borosilikat atau Pyrex berkualitas tinggi.

  • Komponen: Labu alas bulat, kondensor Liebig panjang, adaptor, konektor, sumbat karet, termometer, selang air, dan labu erlenmeyer.

  • Fitur: Dirancang untuk analisis kimia dan pemisahan cairan berdasarkan perbedaan titik didih.


Fungsi

  • Labu destilasi: Wadah untuk menampung cairan yang akan didestilasi. Pemanasan dilakukan di sini untuk menguapkan komponen dengan titik didih lebih rendah terlebih dahulu.

  • Termometer: Mengukur dan memantau suhu cairan selama proses destilasi.

  • Kondensor: Mendinginkan uap yang naik sehingga berubah kembali menjadi cairan. Uap akan melewati kondensor dan mendingin, kemudian cairan (destilat) dikumpulkan di wadah penampung.

  • Pemanas: Sumber energi panas untuk menguapkan cairan di dalam labu destilasi.

  • Erlenmeyer: Wadah penampung cairan hasil destilasi (destilat).

  • Statif dan klem: Penyangga untuk menahan labu destilasi dan kondensor agar posisinya stabil.

  • Batu didih: Ditambahkan ke dalam labu untuk mencegah pendidihan yang mendadak dan bergejolak (bumping).

Cara Kerja

  • Pemanasan: Campuran cairan dipanaskan dalam labu alas bulat. Batu didih dimasukkan untuk meratakan panas dan mencegah gelembung besar atau letupan.

  • Penguapan (Evaporasi): Komponen dengan titik didih paling rendah akan menguap terlebih dahulu. Pemanasan dilanjutkan hingga suhunya mencapai titik didih yang diinginkan, seperti 78°C untuk alkohol, yang dipantau dengan termometer.

  • Pergerakan Uap: Uap naik dan bergerak menuju kondensor.

  • Pendinginan (Kondensasi): Di dalam kondensor, uap didinginkan oleh air dingin yang mengalir. Aliran air harus masuk dari bawah dan keluar dari atas agar kondensor terisi penuh dan pendinginan efektif.

  • Pengembunan: Uap berubah kembali menjadi cairan yang disebut destilat.

  • Pengumpulan: Destilat yang sudah menjadi cairan ditampung dalam labu penampung atau erlenmeyer terpisah.

  • Pemisahan: Proses ini dapat diulangi jika perlu, dan cairan yang dihasilkan kemudian dipisahkan dari pengotornya jika ada, misalnya dengan menggunakan corong pisah.