Audio Mixer
- Jumlah: 1
- Kondisi : baik
Spesifikasi
Jumlah Channel
Mixer kecil: 4–8 channel (cocok untuk podcast atau acara kecil).
Mixer menengah: 12–16 channel (band atau studio rumahan).
Mixer besar: 20–32 channel (konser, produksi profesional).
Input/Output
Mono Input (MIC/LINE): untuk mikrofon atau instrumen.
Stereo Input (LINE): untuk keyboard, laptop, atau perangkat playback.
Output: stereo out, monitor out, phones, aux send, group out.
Kontrol Channel
PAD: menurunkan level input agar tidak overload.
HPF (High Pass Filter): mengurangi frekuensi rendah yang tidak diinginkan.
COMP (Compressor): menyeimbangkan dinamika suara.
EQ (High, Mid, Low): mengatur tone suara.
Level Meter & Peak LED: indikator kekuatan sinyal.
Efek Bawaan (Digital Mixer)
Banyak mixer modern dilengkapi prosesor efek seperti SPX algorithm dengan 24 program
Fungsi
Menggabungkan sinyal audio: dari berbagai sumber (mikrofon, instrumen musik, laptop, dll).
Mengatur level suara: (volume, gain) agar tidak ada suara yang terlalu keras atau terlalu lemah.
Mengontrol tone: dengan fitur equalizer (bass, mid, treble).
Menambahkan efek: seperti reverb, delay, atau chorus.
Mendistribusikan output: ke speaker, headphone, atau perangkat rekaman.
Cara Kerja
1. Hubungkan Sumber Audio
Sambungkan mikrofon ke input XLR.
Sambungkan instrumen (gitar, keyboard) ke input line.
Sambungkan perangkat playback (laptop, ponsel) ke input stereo.
2. Atur Gain (Trim)
Putar knob gain/trim untuk menyesuaikan kekuatan sinyal.
Pastikan indikator peak tidak menyala terus-menerus (tanda overload).
3. Gunakan Equalizer (EQ)
Low (bass): mengatur frekuensi rendah.
Mid: mengatur suara menengah (vokal/instrumen).
High (treble): mengatur frekuensi tinggi agar suara lebih jernih.
4. Atur Level Channel
Gunakan fader/knob level untuk menyeimbangkan volume tiap sumber.
Pastikan semua channel terdengar seimbang, tidak ada yang terlalu dominan.
5. Gunakan Aux/FX Send
Untuk mengirim suara ke monitor panggung atau menambahkan efek (reverb, delay).
Atur sesuai kebutuhan performer atau suasana ruangan.
6. Atur Output Master
Gunakan fader master untuk mengontrol volume keseluruhan.
Pastikan output ke speaker tidak clipping (distorsi).
7. Monitor dengan Headphone
Gunakan jack headphone untuk mendengar hasil mix sebelum dikirim ke speaker.
Ini membantu memastikan suara bersih dan seimbang.