Stand Flipchart
- Jumlah: 5
- Kondisi : baik
Spesifikasi
Dimensi Papan | 70 x 100 cm |
Material Papan | Baja seng dengan permukaan magnetic |
Fungsi Tambahan | Bisa digunakan sebagai papan tulis whiteboard |
Kaki Stand | Dilengkapi 5 roda untuk mobilitas |
Tinggi | Adjustable (dapat diatur sesuai kebutuhan) |
Tray Depan | Tersedia untuk menyimpan spidol dan penghapus |
Cocok Untuk | Rapat, seminar, kelas, presentasi |
Fungsi
Media Presentasi Visual Digunakan untuk menampilkan informasi secara langsung dan interaktif dalam rapat, seminar, atau kelas.
Mendukung Proses Pembelajaran Membantu guru atau trainer menyampaikan materi dengan lebih jelas dan menarik, meningkatkan pemahaman peserta.
Meningkatkan Partisipasi Peserta dapat menulis, menggambar, atau menambahkan ide langsung di atas kertas flipchart, mendorong diskusi aktif.
Fleksibel dan Portabel Mudah dipindahkan dan digunakan di berbagai ruangan tanpa perlu instalasi permanen.
Alternatif Papan Tulis Bisa digunakan sebagai pengganti whiteboard, terutama di tempat yang tidak memiliki fasilitas papan tulis.
Mendukung Brainstorming dan Perencanaan Cocok untuk mencatat ide, membuat diagram, atau menyusun strategi secara visual.
Cara Kerja
1. Siapkan Lokasi dan Posisi
Tempatkan flipchart di area yang mudah dilihat oleh peserta.
Pastikan kaki stand stabil dan permukaan papan menghadap ke audiens.
2. Pasang Kertas Flipchart
Gunakan kertas ukuran standar (biasanya 70x100 cm).
Gantungkan kertas pada klip atau pengait di bagian atas papan.
Jika menggunakan model magnetic, kamu bisa menempelkan kertas dengan magnet.
3. Siapkan Alat Tulis
Gunakan spidol khusus flipchart (tidak tembus dan mudah dibaca dari jauh).
Hindari spidol permanen agar tidak merusak permukaan papan.
4. Tulis dengan Jelas dan Terstruktur
Gunakan huruf besar dan tebal agar mudah dibaca.
Buat poin-poin penting, diagram, atau ilustrasi sesuai kebutuhan.
Hindari menulis terlalu banyak di satu lembar agar tidak membingungkan.
5. Gunakan Flipchart Secara Interaktif
Ajak peserta menambahkan ide atau komentar langsung di kertas.
Balik halaman ke belakang saat selesai agar tetap rapi dan berurutan.
6. Simpan atau Dokumentasikan
Setelah sesi selesai, kamu bisa menyimpan lembaran penting untuk dokumentasi.
Beberapa orang memotret isi flipchart sebagai arsip digital.