UPS UPS

UPS

  • Jumlah: 4
  • Kondisi : baik

Spesifikasi

  • Kapasitas: 650VA hingga 2000VA

  • Jenis UPS: Line-Interactive

  • Output: Simulated sine wave

  • Tegangan Input: 220V – 240V

  • Fitur Unggulan:

    • Super Fast Charging (pengisian baterai lebih cepat)

    • Cold Start Function (bisa menyala tanpa listrik utama)

    • True AVR (Automatic Voltage Regulation)

    • Proteksi terhadap overcharge, short circuit, dan overload

    • Kompatibel dengan generator

    • Indikator LED dan alarm suara

    • Port USB dan RS232 (opsional)

  • Aplikasi: Cocok untuk komputer, printer, workstation, dan perangkat jaringan di rumah atau kantor kecil

Fungsi

  • Cadangan Daya Instan Memberikan suplai listrik sementara saat terjadi pemadaman, sehingga perangkat tidak langsung mati dan data bisa disimpan terlebih dahulu.

  • Perlindungan dari Lonjakan Tegangan Melindungi perangkat dari kerusakan akibat lonjakan atau penurunan tegangan listrik yang tiba-tiba.

  • Stabilisasi Tegangan (AVR) Menjaga agar tegangan listrik yang masuk ke perangkat tetap stabil, ideal untuk daerah dengan listrik yang tidak konsisten.

  • Cold Start Function Bisa menyalakan perangkat langsung dari baterai UPS meskipun listrik utama belum tersedia.

  • Proteksi Terhadap Gangguan Listrik UPS Prolink dilengkapi fitur proteksi terhadap overcharge, short circuit, dan overload.

  • Kompatibel dengan Generator Dapat digunakan bersama genset untuk memastikan pasokan daya tetap stabil saat listrik padam

Cara Kerja

  • Isi Daya UPS Terlebih Dahulu

    • Sambungkan kabel daya UPS ke stopkontak listrik (PLN).

    • Biarkan UPS mengisi daya selama ±12 jam sebelum digunakan pertama kali.

  • Sambungkan Perangkat Elektronik

    • Hubungkan perangkat seperti komputer, monitor, atau router ke port output UPS.

    • Pastikan total daya perangkat tidak melebihi kapasitas UPS (misalnya, jangan sambungkan printer laser karena konsumsi dayanya tinggi).

  • Nyalakan UPS

    • Tekan tombol power pada panel depan UPS untuk menyalakannya.

    • Lampu indikator akan menyala, menunjukkan bahwa UPS aktif dan siap digunakan.

  • Gunakan Saat Listrik Padam

    • Ketika listrik padam, UPS akan secara otomatis menyuplai daya dari baterai.

    • Simpan pekerjaan penting dan matikan perangkat dengan aman jika pemadaman berlangsung lama.

  • Matikan UPS Setelah Digunakan

    • Setelah listrik kembali normal dan perangkat dimatikan, tekan tombol power untuk mematikan UPS.

    • UPS akan kembali mengisi daya baterai secara otomatis saat terhubung ke listrik.

  • Perawatan Rutin

    • Gunakan UPS secara berkala agar baterai tetap aktif.

    • Hindari menyimpan UPS di tempat lembap atau panas berlebih.